Tautan Emosi dan Pikiranku

WordPress Dan Jurnalis Online Indonesia

Tulisan ini terinspirasi dari Apy atau Anggit atau solvingcorner.com tentang pembuatan situs web berbasis wordpress.

WordPress adalah platform yang dikenal sebagai perangkat lunak pendukung kegiatan blogging, sehingga kebanyakan script ini digunakan para blogger untuk publikasi diri, narsisme, jualan produk, bahkan untuk bisnis lendir dan lain sebagainya.

Kemudahan dan kecanggihan mesin inilah yang membuat nama wordpress kian hari kian melambung tinggi. Tinggal menunggu waktu saja suatu saat script yang power full ini akan mencapai puncak kejayaannya. Terlalu berlebihan kah ?

Mungkin, tapi paling tidak wordpress bisa menjadi pendukung situs web multi fungsi seperti portal, misalnya. Untuk membuat situs portal setidaknya wordpress harus mempunyai beberapa hal yang harus ada, paling tidak untuk kebutuhan situs berita online saat ini yaitu :

  1. RSS feed. Instalasi default wordpress sudah termasuk ini.
  2. Comment. Komentar juga merupakan bagian tak terpisahkan dari wordpress.
  3. Trackbacks, pingbacks, inline link, dsb.
  4. Search Engine Friendly.
  5. Interface yang mudah dan mendukung banyak bahasa di seluruh dunia.
  6. Open Source alias gratis. Tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.
  7. Dukungan support dari komunitas wordpress yang semakin hari semakin besar.
  8. Dibangun diatas PHP dan MySQL yang juga open source walaupun MySQL bisa juga di custom dengan database lain.
  9. Kemudahan mendisain template dengan dukungan pustaka API (Application Programming Interface) yang luas dan mudah dipahami.
  10. Tersedianya banyak plugins untuk memperlebar fungsi.
  11. Update core system yang teratur.
  12. Dan masih banyak lagi….

Nah, walhasil wordpress sudah mempunyai semua yang dibutuhkan untuk membuat portal berita online dengan sangat baik dan tentunya, mudah.

Lalu bagaimana dengan jurnalis online Indonesia ?

Budaya bangsa kita adalah budaya umbar gengsi. Apa yang terlihat mewah dan mahal, itulah yang akan laku. Kalau ingin membuat website, yang ada dipikiran pertama kali adalah mencari pembuat CMS yang mahal dan rumit. Padahal kenyataannya tidak begitu. Pantas sampai saat ini bangsa kita ketinggalan, (ah.. jadi pingin nangis melihat nasib bangsa kita). Jadi kalau kita berdiri di hadapan owner perusahaan besar media yang ingin membuat situs berita online, mereka akan berunding di meja rapat dan kira-kira akan membicarakan hal-hal seperti ini:

“Kita mau bikin media online, kebutuhan kita adalah RSS feed, iklan yang rotate, newsletter, dan bla bla bla bla. Kita butuh developer yang bla bla bla, CMS yang bisa bla bla bla.”

Seorang jurnalis muda yang biasa menulis di blog kemudian nyeletuk: “Pak kenapa nggak pakai wordpress? Semua yang bapak sebutkan tadi bisa diimplementasi disitu?”

“Gyaaaahahahahaa!!!” Kontan semua peserta rapat tertawa.

Budaya tidak malu adalah budaya bangsa-bangsa maju, tidak malu dalam arti; tidak malu mengakui dirinya lemah, tidak malu mengakui orang lain lebih hebat, tidak malu mengambil ilmu, bahkan dari anak muda namun kaya ilmu, tidak malu memakai produk bermutu walau itu murah atau gratis.

Contohnya ZDNet, media online besar yang tidak malu menggunakan wordpress.

exectweets.com |    macleans.ca |     ZDNet.com

Kalau ada yang lebih mudah kenapa harus dipersulit, seperti bikin KTP aja.

———

Sebagian materi ini saya kutip dari www.solvingcorner.com

Advertisements

7 responses

  1. salam kenal dari newbie komunitas blogger banyuwangi

    May 6, 2009 at 8:54 am

  2. salam kenal juga, smoga cepet dapat duiiiiiiit..

    May 6, 2009 at 10:08 am

  3. waduh cakkamal, jadi malu nih, tulisan saya yang rada amatir dimasukin. thanks gan… kapan2 kita bikin project bareng yook. yg berbau2 wordpress.

    May 9, 2009 at 12:09 pm

  4. walah merendah…. iseng2 bikin artikel, miskin inspirasi. Jadi ku ko-pas aja artikel orang, haha…wah setuju banget tuh..!! kira2 apa yah projectnya ? asal jangan bisnis lendirr..

    May 9, 2009 at 2:47 pm

    • hehehe iya bisnis lendir biar orang lain aja yg lebih ahli. bisnis yg ringan2 aja, misalnya jualan template kecil2an :D.

      May 10, 2009 at 12:38 pm

  5. wah iya, setuju… dari dulu sebenarnya aku pingin buat template sendiri, tapi bahasa phpku payah…! enaknya mulai dari mana ya?

    May 10, 2009 at 3:33 pm

    • pertama2 sih bikin template kecil2an sederhana aja dulu yg gratis… nanti pelan2 bikin yg agak advanced… nanti coba saya bikin2 mockup dulu.

      May 12, 2009 at 3:11 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s