Tautan Emosi dan Pikiranku

Tanah, Awang-awang, Langit. Dimanakah Kehidupan Paling Nyaman Menurut Anda ?

jalan-ke-surgaTanah, awang-awang dan langit. Kira-kira dimanakah kehidupan paling nyaman menurut anda ?

Jika suatu saat, kehidupan bumi akan menjadi sesak oleh kehidupan manusia, maka pada akhirnya bumi tidak akan kuat lagi menahan segala bentuk kehidupan yang semakin padat dan sempit, maka dibutuhkan tempat lain selain bumi untuk bisa ditempati dengan nyaman. Apakah mungkin ada tempat yang nyaman selain bumi. Jawabannya, mungkin saja ada. Manusia adalah makhluk yang paling pandai diantara makhluk lainnya di bumi ini, tidak mustahil suatu saat dia akan merekayasa, atau menemukan tempat yang senyaman bumi, entah itu di awang-awang, di planet lain, atau dimanapun selain bumi.

Saat ini, bumi adalah satu-satunya tempat paling nyaman di jagad raya ini, setidaknya begitulah menurut jangkauan ilmu pengetahuan yang belum mendapatkan gambaran bentuk kehidupan lain sebaik kehidupan di bumi. Tapi suatu saat, menurut hukum alam, bumi akan menemui masanya, sumber alam akan musnah, tanah tidak lagi menghasilkan sesuatu apapun selain tempat menginjakkan kaki dengan nyaman. Air laut tidak lagi menjadi sumber makanan, sungai mengering, hujan tidak lagi turun. Maka, kemanakah manusia saat itu. Jika ilmu pengetahuan bisa memprediksi kapan masa itu akan terjadi, maka manusia dengan segala kelebihannya akan menggunakan akalnya untuk menemukan suatu tempat yang bisa menjaga kelangsungan hidupnya. Mungkin dengan membuat pesawat luar angkasa super besar yang bisa menampung ratusan juta makhluk hidup, merekayasa sinar matahari sebagai satu-satunya energi, atau menyuburkan tanah-tanah gersang di planet yang tidak berpenghuni, merekayasa udara mengandung oksigen yang bisa di daur ulang, membuat laut buatan diatas bulan. Atau jika beruntung dia akan menemukan planet sama persis dengan bumi, lebih besar 1000 kali lipat, dan matahari yang tak habis bercahaya selama bermilyar-milyar-milyar tahun lamanya.

Kalau kemungkinan diatas akan terbukti, maka betapa rindunya kelak kita dengan bumi ini, betapa pepatah yang mengatakan “hujan batu di negeri sendiri lebih enak ketimbang hujan emas di negeri orang” adalah ungkapan yang benar. Betapa rindunya kita kelak dengan bumi.

Bahwa bumi yang kita injak sekarang adalah tempat yang paling indah, jawabannya, “iya”.

Bahwa “sebejat” apapun manusia di planet bumi ini, mereka tetap berhutang budi dengan bumi ini.

Bahwa seberapapun kita merusak bumi ini dengan tangan kita, bumi tetap baik dan rela tanahnya untuk diinjak. Rela airnya di kuras habis tanpa sisa.

Bumi… I love u full…

Manakah tempat paling nyaman selain bumi ?

Advertisements

2 responses

  1. Kayanya manusia cuma bisa hidup di bumi.Kalopun bisa di planet lain ga kebayang biaya migrasi,adaptasi n modifikasi planet barunya.Tapi 1 yg pasti kiamat akan datang dan duuarr.. Musnah

    May 9, 2010 at 11:53 am

    • yup, betul. pesan moralnya adalah selagi bumi masih bisa dipijak, maka sebaiknya kita jaga dengan sungguh2.

      May 9, 2010 at 1:30 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s