Tautan Emosi dan Pikiranku

Latest

Gelang Alit

Gelang Alit

Panasonic Lumix DMC-FH3

“Bertahun tahun kita lalui, menjalin cinta yang suci
Manisnya janji-janji tumbuh indah ditaman hati …
Laut ketapang airnya biru, pinggir kota banyuwangi
Siang malam kurindu hati resah setiap hari
Merana kumerana, setelah kita berpisah
Tak mungkin kan berjumpa,
Krena kau tlah berdua sayang …
Biarlah semua ini terjadi, satu pintaku kasih
Gelang alit di jari jangan pernah lupa sampai mati…

Itu adalah sepenggal syair lagu Gelang Alit. Saya baru tau kalau arti “gelang alit” adalah cincin. lagu yang dipopulerkan artis favorit saya, Ike Nurjanah. padahal saya sudah lama sering mendengarkan lagu ini. memang lagu ini paling enak didengarkan sambil santai dan rileks. Liriknya mendayu dan dipadukan dengan kendang kemplung membuat lagu ini tersamar lirih dengan alunan nada yang melenakan, membuat siapapun yang mendengarkan tidak terlalu memikirkan tentang arti kata-kata didalamnya.

Makasih buat model gelang alit ini yang rela jari manisnya saya jepret dg kamera mungil saya.

Belajar Memotret Matahari

Matahari sore | Panasonic Lumix FH3

Ternyata tidak gampang memotret matahari. Warna yang sangat terang membuat lensa kamera saya sedikit kerepotan menangkap cahaya dengan porsi yang sesuai keinginan. Akhirnya saya coba menggunakan tiang-tiang rumah untuk mengurangi cahaya yang datang menyerbu sensor pada lensa, dan saya puas dengan hasilnya. Lumayan untuk ukuran kamera saku, he he..

Tunas Baru

Tunas Baru

Panasonic lumix FH3

Eksperimen pertama foto makro saya menggunakan kamera Panasonix Lumix FH3. Ternyata hasilnya lumayan memuaskan untuk ukuran kamera saku. Cukup untuk mengawali hobi saya dalam dunia fotografi.

Sakit Hati yang Tidak Ada Obatnya

Belakangan saya sudah melupakan dia
Belakangan saya sudah tidak tertarik lagi dengan dia
Belakangan saya merasa tidak membutuhkan dia lagi

Tapi apa yang selanjutnya terjadi. Ketika dia datang, hati rasanya tercabik-cabik. Sedih bercampur pilu rasanya tak tertahankan.

Mungkin itulah gambaran suasana hati seseorang yang lama telah melupakan cintanya pada orang yang dia cintai. Dia sudah tidak mempunyai rasa lagi setelah dia mengetahui segala hal buruk tentangnya. Tapi alih-alih ingin melupakan, justru hatinya selalu terasa perih manakala orang yang dicintainya masih terlihat didepan mata. Setiap saat kala orang yang dicintainya mendekat maka saat itu pula hatinya serasa hancur berkeping-keping.

Orang itupun selalu bertanya, perasaan apa sebenarnya yang dia miliki sehingga hanya karena kemunculan orang yang pernah dicintainya di depan mata membuat dia menjadi merana.

Perasaan teraduk-aduk dengan perih itu seperti terpendam dan hilang, lalu muncul kembali setiap dia melihat orang yang pernah ada dihatinya itu.

Inilah fenomena yang mungkin dimiliki oleh setiap orang. Ada banyak penjelasan mengenai hal ini. Akan tetapi hakikat sebenarnya mengapa perasaan itu muncul masih menjadi misteri.

Jika ditanya, dengan siapa saja engkau pernah mencintai seseorang dan engkau diabaikan? Dia mungkin punya jawaban “banyak!” Lalu siapa diantara banyak itu yang membuatmu sakit hati. Jawabnya “hanya dia”. Inilah keanehan yang selalu dia tanyakan dalam hatinya, “mengapa sulit sekali aku melepaskan diri?”

Mungkin memang perasaan “sakit” itu tidak pernah ada obatnya. Atau mungkin saja obatnya hanyalah waktu yang entah kapan akan membuat sakit hatinya sembuh kembali.

Kembali Ke WordPress

Oke, saya kembali lagi ke wordpress. Apalagi kalau bukan untuk me-nu-lis. Menulis di wordpress ini terasa tidak terbebani karena saya memang menulis untuk diri saya sendiri. Saya kadang mendapatkan sesuatu yang lain saat melihat-lihat arsip tulisan saya terdahulu. Disaat-saat suasana hati tidak menentu saya bisa menghilangkan rasa itu kala saya membaca tulisan saya sendiri. Jadi bisa dikatakan: obat mujarab untuk mengobati suasana hati yang sedang berkecamuk adalah membaca catatan hidup diri sendiri.

Kenapa ? saya tidak tahu. Setelah sekian lama sering menulis “hal-hal tidak jelas” disitus jejaring sosial, lama-lama saya bosen dan merasa aneh, mencibir, tertawa-tawa sendiri melihat berbagai uneg-uneg dan tetek bengek, juga hal remeh-temeh yang diposting di situs jejaring sosial tersebut. Bahkan segala perkataan kasar dan menjijikkan sering saya temui di status teman jejaring sosial. Intinya, situs tersebut kebanyakan berisi keluhan, hujatan dan segala macam yang berkaitan dengan isi hati. Tetapi sayangnya hanya dibatasi beberapa karakter. Aneh rasanya, orang bisa tahu isi hati kita walaupun belum kenal sama sekali. Jika saya bisa mentertawakan setatus yang dipasang orang lain, maka sebaliknya orang lain juga bisa mentertawakan status yang saya pasang.

Lalu apa bedanya dengan menulis blog seperti ini ?

Saya lebih suka blog karena Pertama, saya tidak dibatasi dengan karakter tulisan. Saya bisa menulis sampai saya lelah untuk menulis. Kedua, menulis di wordpress ini saya bisa menyampaikan isi hati dengan cara yang lebih “elegan” (terserah bahasanya apa, saya suka bahasa itu). Saya bisa menyampaikan pikiran dengan memaparkan secara rinci apa yang benar-benar saya sampaikan. Mengenai tulisan saya bagus, dibaca orang itu tidak terlalu saya pikirkan. Berbeda dengan memasang status di jejaring sosial, jika tidak ada tanggapan atau sekedar like status, rasanya diri ini dicampakkan, *hayoo ngaku yang biasa update status :)*

Ketiga, Menulis blog di wordpress ini saya merasa seperti berkelana ke dunia yang luas. Siapa saja bisa menemukan saya disini, atau sebaliknya, saya bisa bertemu dengan orang-orang baru, entah dari mesin pencari atau memang sudah kenal dengan blog saya sebelumnya. Saya tidak dibatasi dengan pertemanan seperti ketika saya update status di situs jejaring – hanya orang-orang yang menjadi teman kita yang bisa care atau mengabaikan apa yang kita sampaikan.

Keempat, saya suka menulis dengan kalimat yang panjang. Jadi situs micro blogging seperti kebanyakan jejaring sosial benar-benar tidak cocok untuk saya.

Kelima, saya benar-benar tidak bisa menyembunyikan karakter saya di situs jejaring sosial semacam facebook. Mungkin karena kebanyakan teman di facebook juga teman di dunia nyata jadi saya kerepotan jika harus menyembunyikan sesuatu, sedangkan menurut saya, dunia maya is dunia maya dan dunia nyata is dunia nyata. Keduanya sangatlah berbeda. Sedangkan disini, saya bisa tampak tersenyum walalupun sedang pahit, atau saya bisa berpura-pura sedang enjoy padahal saya sedang banyak dirundung masalah.

Jadi kesimpulannya, saya lebih suka menulis daripada sekedar update status. Bagaimana dengan anda ?

Energi Matahari, Masa Depan Dunia

Jika dilihat siapa yang berkuasa masa sekarang adalah bangsa arab. Yap, karena tanah arab dikarunia sumber daya alam berupa minyak bumi yang melimpah.

Jaman dahulu dalam suatu kisah, Nabi Ibrahim berdoa agar diberikan karunia di tanah arab yang kering kerontang yang kebanyakan adalah tanah gurun. Allah mengabulkan do’a itu dan sekarang tanah arab benar-benar memiliki karunia itu, sebuah harta terpendam yang berada jauh didalam perut bumi. Harta terpendam itu berupa benda cair hitam yang disebut orang sebagai minyak bumi.

Tanpa minyak bumi mustahil dunia berkembang demikian pesatnya seperti sekarang ini. Minyak bumi telah menjadi komoditi utama penggerak roda ekonomi dunia. Bangsa jepang dengan produksi kendaraan bermotornya, Amerika dengan peralatan militernya yang canggih, semuanya bergantung dari minyak bumi. Tanpa minyak bumi? mereka hanyalah negara dengan sumber daya manusia tanpa guna.

Lalu sampai kapan karunia itu akan berakhir?

Sebagaimana aturan alam, segala sesuatu yang ada di alam ini suatu saat akan berakhir. Diperkirakan minyak bumi akan habis tidak sampai seratus tahun lagi. Itu artinya manusia harus mencari sumber energi alternatif pengganti minyak. Dan jika dilihat dari banyak riset di beberapa negara – yang jauh-jauh sudah mengantisipasi habisnya sumber energi fosil (minyak bumi) – maka sumber energi terbaik yang sampai sekarang belum digunakan secara maksimal adalah cahaya matahari.

Diperkirakan sumber dari matahari akan bertahan lebih lama sampai milyaran tahun lamanya. Itu artinya bumi masih bisa bertahan dengan mengandalkan energi dari matahari dalam waktu cukup lama.

Jika melihat sebuah keniscayaan, maka siapa yang menguasai energi adalah penguasa dunia. Dan ternyata kacamata Tuhan tidak pernah salah. Tanah arab yang ditakdirkan Allah sebagai negeri yang gersang dengan sumber matahari yang panas tetap akan menjadi penguasa energi dimasa mendatang.

Yang kedua adalah negara-negara tropis yang memiliki sumber cahaya matahari lebih banyak dari negara-negara non tropis. Negara seperti Indonesia, dan kawasan asia tenggara dimasa depan adalah para penguasa energi.

Jika dilihat sekarang kekuatan ekonomi dunia sudah mulai dipegang china, dan kawasan asia maka kawasan-kawasan sekitarnya akan kebagian imbasnya. Indonesia salah satu negara besar yang akan merasakan imbas tersebut. Namun jika Indonesia tidak mampu mempertahankan kesatuan wilayahnya, suatu saat mustahil akan bisa menjadi penguasa energi.

Minyak suatu hari akan habis, dan matahari masih bertahan sampai milyaran tahun kedepan, maka ini adalah peluang masa depan indonesia sebagai negeri katulistiwa yang memperoleh cahaya matahari melimpah. Semoga Indonesia menjadi negara jaya.

Ketika Cinta Salah Sasaran

Malang nian nasibmu, kawan…
Ketika cinta datang tak diundang
Engkau mendayu-dayu
Memuji dengan sepenuh hati
Menulis puisi untuknya
Dengan kata-kata terindah tak terkira

Tapi ternyata cintamu salah sasaran
Cintamu tak lebih dari obsesi belaka
Tak lebih dari pemuja kulit mulus
Dan penikmat dada montok

Ah, apalah daya…
Cintamu sudah jelas salah sasaran
Apalagi yang kau harap
Senyumnya…
Suara nyaringnya…
Atau sekedar tubuh seksinya…

Begitulah cinta
Dia datang dengan samar
Diapun pergi tak terlihat

Sekarang mulutmu berdesis
Dengan hati sepanas api
Relakan saja, kawan…
Cintamu telah pergi